tes keterampilan olahraga

BAB 1

LATAR BELAKANG

1.1 PENDAHULUAN

Dalam pendidikan jasmani khususnya penilaian atau evaluasi dalam pengajaran sangatlah penting. Soalnya eveluasi merupakan hasil dari bebarapa rangkian kegiatan pengajaran dan hasil belajara siswa tiap semester. Untuk itu mahasiwa FIK UM  khususnya harus membekali diri untuk belajar dan membuat suatu intrumen keterampilan yang digunakan sebagai bekal masa depan untuk mengajar dan menjadi guru yang professional. Karena selama ini yang kita tahu bahwa guru pendidikan jasmani di seluruh Indonesia khususnya dan masyarakat pada umunya dalam rangka menilai suatu tes keterampilan penjas masih menggunakan penilaian secara subjektif dan sangat jauh dari objektivitas.

Untuk itu seluruh FIK seluruh Indonesia khususnya FIK UM harus membekali diri pada mahasiswanya untuk meningkatkan dan mengajarkan tentang tes dan pengkuran dengan baik dan benar, agar nantiya outcome setiap tahunya FIK UM dapat mencetak Guru yang profesional dalam bidangnya dan kompeten. Dengan adanya tes dan pengukuran nantinya mahasiswa FIK UM mulai berpikir untuk menganalisa dan meneliti segala aktivitas keterampilan dalam cabang olahraga manapun.

1.2 RUMUSAN MASALAH

Dengan berdasarkan latar belakang dia atas maka akan membuat suatu rumusan masalah sebagai berikut :

  1. Bagaiamana cara mengyusun suatu tes intrumen tersebut ?
  2. Bagaiamanakah cara menganalisa dan meneliti tentang tes dan pengkuran dalam penjas dan melakukan penelitian ?
    1. Apakah pengertian dari tes dan pengukuran dan evaluasi ?

1.3 TUJUAN PENELITIAN

1)   Untuk mengetahui cara menyusun dan suatu tes intrumen keterampilan

2)   Untuk mengetahui dan melakukan cara menganalisa, meneliti dan melakukan observasi ?

3)   Untuk mengetahui tentang evaluasi, tes dan pengukuran

1.4 MANFAAT PENELITIAN

  1. Untuk mengasah ilmu yang di dapat dari mata kuliah tes dan pengkuran
  2. Untuk dapat mengerti tentang penyusunan dan penelitian dalam tes keterampilan penjas.
    1. Dapat digunakan untuk sebagai bahan referensi bagi mahasiswa

 

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 PENGERTIAN TES DAN PENGUKURAN

A. Tujuan pendidikan jasmani

  • Abdoellah (1988) tujuan umum pendidikan jasmani di sekolah meliputi: (1) Perkembangan organik, (2) perkembangan neuro muskuler, (3) perkembangan personal-sosial, dan (4) perkembangan kemampuan bernalar. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pendidikan di sekolah diperlukan pengukuran dan evaluasi.
  • Di Indonesia menurut SK Mendikbud 0413/U/1987, pendidikan jasmani diajarkan di sekolah bertujuan untuk mengembangkan individu secara organis, neuromuskuler, intelektual, dan emosionaal.
  • Annarino (1980) yang mengembangkan taksonomi tujuan pendidikan jasmani yang meliputi: (1) domain fisik; kekuatan, daya tahan, dan kelentukan, (2) domain psikomotor; kemampuan perseptual-motorik, dan keterampilan gerak dasar, (3) domain kognitif atau perkembangan intelektual yang terdiri dari; pengetahuan, kemampuan dan keterampilan intelektual, dan (4) domain afektif meliputi perkembangan personal, sosial dan emosional.

 

B. PENGERTIAN TES DAN PENGKURAN

l  Tes merupakan intrumen yang berfungsi untuk mengumpulkan data berupa pengetahuan maupun keterampilan seseorang dengan menggunakan skala tertentu.

l  Johnson & nelson (1974) Tes adalah suatu bentuk pertanyaan atau pengukuran yang digunakan untuk menilai pengetahuan dan kemampuan usaha fisik

l  Cronbach (1960) menyatakan tes adalah suatu proses yang sistematis untuk mengobservasi tingkah laku seseorang yang dideskripsikan dengan menggunakan skala berupa angka atau sistem dengan kategori tertentu.

l  Brown (1970) tes adalah suatu proses yang sistematis untuk mengukur tingkah laku seseorang atau individu .

l  Tes merupakan intrumen yang berfungsi untuk mengumpulkan data berupa pengetahuan maupun keterampilan seseorang dengan menggunakan skala tertentu.

 

PENGERTIAN PENGUKURAN

l  Mathew (1979) pengukuran merupakan bagian dari evaluasi, yang dilakukan melalui prosedur kuantitatif dengan menggunakan instrumen tertentu.

l   Verducci (1980) Pengukuran merupakan aspek kuantitatif untuk menentukan informasi tentang sifat atau perlengkapan secara tepat.

l  Kirkendall (1980) Pengukuran merupakan proses pengumpulan informasi.

l  Pengukuran adalah bagian dari evaluasi yang menggunakan alat atau teknik tertentu untuk mengumpulkan informasi,  dengan satu ukuran tertentu yang bersifat kuantitatif.

 

Pengertian evaluasi

  • Edwin & Brown (1957) evaluasi adalah suatu proses menentukan nilai atau harga dari sesuatu.
  • Johnson dan Nelson (1974) menyatakan bahwa evaluasi lebih penting dari pengukuran, evaluasi berguna sebagai dasar untuk menilai berdasarkan data yang dikumpulkan melalui proses pengukuran.
  • Mathwes (1978) menyatakan evaluasi mencakup pengambilan keputusan, penaksiran, penilaian, dan implementasi terhadap proses pendidikan secara keseluruhan.
  • Verducci (1980) evaluasi merupakan proses yang sistematis untuk menentukan tingkat tercapainya suatu tujuan.
  • Evaluasi menurut Kirkendall (1980) adalah suatu proses penentuan ni-lai atau pengumpulan data yang memiliki makna.
  • Ratna Sayekti (1988) menyatakan evaluasi merupakan suatu proses yang sistematis untuk menentukan seberapa jauh tujuan instruksional telah dicapai siswa.

Evaluasi merupakan suatu proses yang sistematis untuk menentukan nilai berdasarkan data yang dilakukan melalui tes dan pengukuran. Dengan demikian eveluasi meliputi dua langkah di depan yaitu mengukur dan menilai.

2.2 KRITERIA PEMILIHAN TES DAN KETERAMPILAN

Kriteria Tes

Kriteria tes dan instrumen yang baik pada umumnya harus memenuhi tingkat kesahihan (validitas), keterandalan  (reliabilitas), dan obyektifitas. (Kirkendal, Gruber dan Johnson: 1980). Kriteria yang lain adalah ekonomis, praktis, adanya  norma penilaian, petunjuk pelaksanaan dan cara  menyekor adalah kriteria yang harus dipenuhi berikutnya. Pemilihan tes dan instrumen yang digunakan untuk mengumpul-kan  data  tentang hasil belajar siswa harus disesuaikan dengan tujuan penilaian dan tujuan pengajaran yang telah ditetapkan. Tersedianya fasilitas dan alat-alat olahraga, baik jenis, spesifikasi maupun jumlahnya sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan  belajar mengajar dan penilaian pendidikan jasmani.

Dalam  melaksanakan evaluasi  hasil belajar pendidikan jasmani diperlukan kemampuan tenaga pengajar, antara lain kemampuan menyusun tes hasil  belajar mahasiswa. Kemampuan tersebut  meliputi kemampuan menyusun  tes tertulis dan tes keterampilan olahraga. Secara umum kemampuan menyusun tes tersebut  meliputi beberapa hal: 1)  Penyusun tes harus  memiliki  kemampuan dalam hal penguasaan materi pengajaran. Terutama materi pengajaran yang akan dituangkan  dalam item-item  tes  yang akan disusun. Hal ini berkaitan dengan tuntutan validitas kurikuler, 2) Penyusun tes harus menguasai teknik-teknik  penyusunan tes, baik tes tertulis maupun tes keterampilan; dengan tujuan agar tes yang disusun mampu mengungkap informasi yang mendekati kenyataan, 3) Penyusun tes harus memiliki kemampuan merumuskan kalimat pertanyaan dalam  item tes dengan baik dan benar. Evaluasi yang dilakukan harus berorientasi pada tujuan-tujuan instruksional (instrucsional  effect) yang  telah ditetapkan dan juga  tujuan-tujuan pengiring (nurturent effect) lainnya. (Rakajoni: 1981). Berdasarkan tujuan-tujuan  tersebut maka evaluasi hasil belajar siswa mempunyai beberapa tujuan dan fungsi. Salah satu tes yang digunakan untuk mengukur pencapaian tujuan psikomotor adalah tes keterampilan olahraga. Perlu diketahui bahwa tidak semua tingkatan sekolah telah memiliki berbagai jenis tes yang valid dan reliabel untuk mengkur keterampilan siswa dalam berbagai cabang olahraga. Jika belum ada, maka tes keterampilan  olahraga  tersebut perlu  dibuat  untuk  memenuhi kebutuh-an dalam proses belajar  mengajar pendidikan jasmani. Berikut ini dibahas tentang kriteria tes yang baik dan langkah-langkah pembuatan tes ketrampilan olahraga (Rakajoni:1984).

2.3 LANGKAH MENYUSUN TES KETERAMPILAN

Langkah-langkah pembuatan tes keterampilan olahraga adalah: meng-analisis teknik-teknik ketrampilan cabang olahraga yang akan diukur dan dijadikan butir tes keterampilan;. membuat tes keterampilan eksperimen; menentukan kriterion; menentukan orang coba; mengumpul-kan data tes eksperimen dan kriterion; menentukan reliabilitas, menentukan validitas; menyusun rangkaian tes eksperimen; membuat persamaan regresi.

Berikut ini dibahas langkah-langkah pembuatan tes keterampilan olahraga (Scott, Gladys dan  French: 1959).

  1. 1. Menganalisis Teknik-teknik Keterampilan Cabang Olahraga yang akan Diukur dan Dijadikan Butir Tes Keerampilan.
  2. 2. Membuat Tes Keterampilan Eksperimen
  3. 3. Menentukan Kriteria Pembanding
  4. 4. Menentukan Orang coba
  5. Mengumpulkan Data Tes Eksperimen dan Kriterion.
  6. Menentukan Reliabilitas Setiap Butir Tes Eksperimen

Cara Tes dan Tes Ulang

Cara tes dan tes ulang, maksudnya tes pertama dilakukan kemudian selang beberapa waktu disusul dilakukan tes ulang dengan menggunakan tes yang sama. Untuk memperoleh  koefisien reliabilitas butir tes eksperimen, hasil tes pertama dan hasil tes ulang dikorelasikan menggunakan teknik statistik korelasi product moment. Koefisien korelasi antara hasil tes pertama dan hasil tes kedua merupakan koefisien reliabilitas tes eksperimen (Thomas dan Nelson: 1990).

 

Tes Terstandar sebagai Kriterion

Tes terstandar adalah tes yang telah dibakukan, sehingga diakui telah memiliki kualitas sebagai tes yang baik dilihat dari validitas dan reliabilitasnya. Biasanya tes terstandar tersebut dibuat oleh seorang ahli dalam bidang pendidikan jasmani dan memahami tentang perihal suatu cabang olahraga yang tesnya dibakukan.  Validitas tes eksperimen diperoleh dengan cara mengkorelasikan hasil tes eksperimen dengan hasil tes menggunakan tes standar atau tes yang telah terbukti baik (valid dan reliabel). Koefisien korelasi antara hasil tes eksperimen dengan hasil tes terstandar merupakan koefisien validitas tes eksperimen (Abdoellah: 1975).

Hasil Penilaian Para Juri sebagai Kriterion

Cara lain memperoleh validitas  tes eksperimen  menggunakan hasil pengamatan dan penilaian para juri (judge rating scale) sebagai tes kriterion. Beberapa juri melakukan pengamatan dan penilaian secara subyektif terhadap kualitas permainan orang coba. Pengamatan dan penilaian dilakukan pada saat orang coba sedang bermain (Verducci (1980). Untuk memperoleh hasil pengamatan dan penilaian yang lebih obyektif dari beberapa juri tersebut maka perlu disusun pedoman pengamatan dan penilaian. Pedoman pengamatan dan penilaian tersebut berisi tentang deskripsi aspek-aspek keterampilan dan skala penilaian. Berikut ini contoh data hasil  tes keterampilan lob bulutangkis sebagai tes eksperimen (X) dikorelasikan dengan  hasil penilaian  para juri sebagai kriterion (Y) (Budiwanto: 2001).

BAB III

TES KETERAMPILAN OLAHRAGA SEPAK BOLA

  1. Tujuan

Menyusun tes keterampilan keterampilan bermain bola voly bagi mahasiswa UM jururusan PJK  2008.

  1. Mengidentifikasi kemampuan yang akan diukur

Hasil observasi permainan bila sepak bola pada kegiatan perkuliahan mata kuliah T & P Sepak Bola 1 yang dilakukan oleh mahasiswa UM pada hari Jumat, 7  Mei 2010.

 

 

 

 

 

 

 

 

No Komponen keterampilan

Sepak bola

Frekuensi Jumlah Rating (urutan seringnya muncul)
1. Passing IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII III 163 II
2. Kontrol IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII 129 III
3. Shoting IIII IIII III 13 V
4. Heading IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII III 48 IV
5. Drebling IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII II 177 I

 

  1. Memilih butir gerak : pilih butir gerak sesuai dengan rating ( tingkat seringnya muncul )
    1. Drebling
    2. Passing
    3. Kontrol
    4. Fasilitas dan peralatan
      1. Lapangan Sepak Bola
      2. Bola Sepak
      3. Kun
      4. Peluit
      5. Pelaksanaan  percobaan dan  revisi butir tes

Tes Drebling, Passing, Kontrol, dilakukan pada mahasiswa Universitas Negeri Malang  jurusan PJK 2008.

  1. Memilih subjek yang digunakan

Subjek yang digunakan adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang  jurusan PJK 2008.

  1. Menentukan validitas butir  tes.

Validitas tes yang digunakan adalah  membandingkan hasil tes buatan dosen dengan penilaian juri  sebanyak 2 orang.

  1. Menentukan realibilitas butir tes

Realibilitas instrumen yang digunakan adalah dengan cara tes ulang, yang dilakukan dengan cara setiap testi melakukan tes sebanyak tiga kali ulangan.

Hasil tes pertama dan kedua dikorelasikan untuk memperoleh realibilitas.

 

 

 

  1. Membuat panduan tes
    1. panduan tes dribling
    2. panduan tes passing
    3. panduan tes kontrol

 

 

PANDUAN TES KETERAMPILAN

INSTRUMEN PENELITIAN

TES KETERAMPILAN SEPAK BOLA

  1. 1. Servis
    1. Tujuan :

Tes ini untuk mengukur keterampilan servis Sepak Bola

  1. Alat dan perlengkapan :

-          Stopwatch

-          Bola Sepak

-          Lapangan

-          Alat tulis

-          Peluit

-          kun

  1. Sasaran :

Tes ini berlaku untuk mahasiswa universitas negeri malang.

 

  1. Validitas :

Validitas berupa content validity

  1. Reliabilitas

Reliabilitas yang digunakan adalah tes ulang ( test re-test )

  1. Prosedur Pelaksanaan :
    1. Petugas :

Seorang penghitung berapa kali testi melakukan passing.

  1. Pelaksanaan tes :

Testi berada pada garis belakang atau tempat kun dengan memegang sebuah bola . Testi diberi 3 kali kesempatan passing. Testi siap passing dan mengarahkan bola pada teman sebagai  sasaran.

  1. Penilaian :

Skor yang dicatat adalah  jumlah ketika melakukan Passing dalam 3-5 kali kesempatan.

 

 

  1. 2. Drebling
    1. Petugas :

Seorang penghitung berapa waktu yang perlukan untuk melewati kun dengan cara mendribel sampai jarak yang telah di tetukan  .

 

  1. Tujuan :

Tes ini untuk mengukur keterampilan melakukan drebling dalam permainan sepak bola.

  1. Alat dan perlengkapan

-          Bola Sepak

-          Lapangan permainan dengan kun sebagai halang rintang berdasarkan tingkat kesulitan yang telah di tentuka sebelumnya.

-          Alat-alat tulis

  1. Sasaran :

Tes ini berlaku untuk mahasiswa universitas negeri malang.

 

  1. Validitas :

Validitas tes berupa content validity.

  1. Reliabilitas :

Reliabilitas yang digunakan adalah tes ulang ( test re-test )

  1. Prosedur pelaksanaan :
    1. Petugas :

Seorang petugas menghitung waktu, penghitung skor dan pencatat skor.

 

  1. Pelaksanaan  tes

Testi berdiri dilapangan, setelah ada aba-aba “Peluit” maka testi memulai passing dengan mengarahkan bola ke arah Teman yang dijadikan sasaran. Gerakan tersebut dilakukan secara bergantian dan berulang-ulang sebanyak3- 5 kali kesempatan.

  1. Penilaian

Skor  yang dicatat adalah sesuai kebenaran gerakan. Apabila bola tepat pada sasaran , maka testi mendapat skor yang baik dan sempurna .

 

 

3.Kontrol

  1. Tujuan

Tes ini untuk mengukur keterampilan melakukan kontrol dalam melakukan permainan Sepak Bola.

  1. Alat dan perlengkapan

-          Alat-alat tulis

-          Bola Sepak

-          Lapangan tempat tes.

  1. Sasaran

Tes ini berlaku untuk mahasiswa universitas negeri malang jurusan PJK 2008 off BB.

  1. Validitas

Valisitas tes berupa content validity

  1. Reliabilitas

Realibilitas yang digunakan adalah tes ulang (test re-test)

  1. Prosedur  pelaksanaan :
    1. Petugas

Seorang pelempar bola dan pencatat skor.

  1. Pelaksanaan  tes

Testi berdiri di samping kanan/kiri dan depan dengan catatan tidak di belakang kun karena kun dapat mangganggu datangnya bola dari seorang pengumpan bola,testi siap melakukan kontrol setelah mendapat umpan dari pengumpan dan siap melakukan control, selanjutnya mengembalikan bola kepada pengumpan, dan begitu seterusnya 3-5 kali.

  1. Penilaian

Skor  yang dicatat adalah skor  yang tertulis dimana bola jatuh pada orang yang ada tepat didepan testi, dan dengan gerakan yang benar tentunya.

 

BAB IV

HASIL PENELITIAN

4.1 HASIL TES PASSING, DRIBLE,CONTROLING

NO NAMA PASSING DRIBLE CONTROL
1 Hudan Ulin Nuha 37 25 19
2 Dwi Catur Andi 36 23 22
3 Farid Hasby 40 23 24
4 Faris Labib 33 27 18
5 Satria Alpha Tamara 37 29 21
6 Santi Jayanti 25 33 15
7 Pradanang 46 23 21
8 Rizal Samsul Arifin 29 27 18
9 Pradibta Buyung 39 25 24
10 Gery Tisna Amijaya 41 24 23
11 Frans Yohanes 35 23 25
12 Noky Pasha Lutha 35 25 23
13 Elvri Tri Ardianto 40 24 25
14 Riski Ariska Rahma 38 28 24
15 Samson Teguh P 40 25 23
16 Eris Nurochman 40 24 17
17 Yulianto Dwi p 39 23 21
18 Endi nurwantono 30 25 22
19 Dito Imam Akbar 30 23 21
20 Pivo Zandica Putra 45 24 22

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.2 MENGHITUNG HASIL REABILITAS

FORMAT  REABILITAS

SEPAK BOLA

Jenis Tes      :   Drible                                                  Waktu                         : 14.30 -  16.30

Tempat Tes :    Lap gombong dan Lap tenis               Hari / Tanggal : Senin, 3 – 05 -  2010

NO NAMA SKOR HASIL TES JUMLAH
SKOR 1 SKOR 2
1 Hudan Ulin Nuha 24 25  
2 Dwi Catur Andi 25 23  
3 Farid Hasby 25 23  
4 Faris Labib 24 27  
5 Satria Alpha Tamara 30 29  
6 Santi Jayanti 32 33  
7 Pradanang 27 23  
8 Rizal Samsul Arifin 30 27  
9 Pradibta Buyung 23 25  
10 Gery Tisna Amijaya 27 24  
11 Frans Yohanes 25 23  
12 Noky Pasha Lutha 23 25  
13 Elvri Tri Ardianto 22 24  
14 Riski Ariska Rahma 26 28  
15 Samson Teguh P 23 25  
16 Eris Nurochman 26 24  
17 Yulianto Dwi p 26 23  
18 Endi nurwantono 23 25  
19 Dito Imam Akbar 24 23  
20 Pivo Zandica Putra 22 24  
  507 503  

Diketahui : ∑x = 507   ∑y = 503         ∑XY = 12836

∑ X2 = 12997  ∑ y2 = 12755

Ditanya : reabilitas Rxy ?

20. ∑12836 – (∑507) . (∑503)

rxy = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑12997 – (∑507)²} { 20. ∑12775 – (∑503)²}

Rxy =                (256720 – 255021 )

( 259940 – 257049 )  (255500 – 253009 )

=  1699      =  0. 633

2683.56

 

FORMAT  REABILITAS

SEPAK BOLA

Jenis Tes      :   Control                                               Waktu                         : 14.30 -  16.30

Tempat Tes :    Lap gombong dan Lap tenis               Hari / Tanggal : Senin, 3 – 05 -  2010

NO NAMA SKOR HASIL TES Jumlah
SKOR 1 SKOR 2
1 Hudan Ulin Nuha 22 19  
2 Dwi Catur Andi 23 22  
3 Farid Hasby 20 24  
4 Faris Labib 21 18  
5 Satria Alpha Tamara 18 21  
6 Santi Jayanti 13 15  
7 Pradanang 21 21  
8 Rizal Samsul Arifin 16 18  
9 Pradibta Buyung 25 24  
10 Gery Tisna Amijaya 24 23  
11 Frans Yohanes 22 25  
12 Noky Pasha Lutha 24 23  
13 Elvri Tri Ardianto 23 25  
14 Riski Ariska Rahma 21 24  
15 Samson Teguh P 19 23  
16 Eris Nurochman 23 17  
17 Yulianto Dwi p 23 21  
18 Endi nurwantono 20 22  
19 Dito Imam Akbar 25 21  
20 Pivo Zandica Putra 20 22  

Diketahui : ∑ X = 423 ∑ y = 428 ∑x2 = 178929  ∑ y2 = 183184 ∑ X . ∑ y =  9133

Ditanya : Rxy ?

Jawab :

20. ∑9133 – (∑423) . (∑428)

rxy = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑178929- (∑423)²} { 20. ∑183184 – (∑428)²}

= 282660 – 181044

184580 – 178929    186080 – 183184

= 1616    = 0.40

4045.4

FORMAT  REABILITAS

SEPAK BOLA

Jenis Tes      :   Passing                                                Waktu                         : 14.30 -  16.30

Tempat Tes :    Lap gombong dan Lap tenis               Hari / Tanggal : Senin, 3 – 05 -  2010

NO NAMA SKOR HASIL TES JUMLAH
SKOR 1 SKOR 2
1 Hudan Ulin Nuha 35 37  
2 Dwi Catur Andi 33 36  
3 Farid Hasby 37 40  
4 Faris Labib 35 33  
5 Satria Alpha Tamara 36 37  
6 Santi Jayanti 23 25  
7 Pradanang 41 46  
8 Rizal Samsul Arifin 36 29  
9 Pradibta Buyung 42 39  
10 Gery Tisna Amijaya 35 41  
11 Frans Yohanes 32 35  
12 Noky Pasha Lutha 32 35  
13 Elvri Tri Ardianto 40 40  
14 Riski Ariska Rahma 34 38  
15 Samson Teguh P 31 40  
16 Eris Nurochman 32 40  
17 Yulianto Dwi p 32 39  
18 Endi nurwantono 38 30  
19 Dito Imam Akbar 33 30  
20 Pivo Zandica Putra 37 45  

Diketahui : ∑X = 694  ∑ Y = 735   ∑ X2 = 24414  ∑ Y2 = 27547  ∑ X . ∑ Y = 51009

Ditanya : Rxy ?

Jawab :

20. ∑ 51009 – (∑694) . (∑735)

rxy = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑24414 – (∑694)²} { 20. ∑27547 – (∑735)²}

= 4570     =   0.51

8437,44

4.3 MENGHITUNG VALIDITAS

FORMAT PERHITUNGAN VALIDITAS

Jenis Tes      :   Passing                                                Waktu                          : 14.30 – 16.30

Tempat Tes :    Lap tenis /lap gombong           Hari / Tanggal  : Senin, 3 – 05 – 2010

NO NAMA TES PASSING JURI 1 JURI II JUMLAH
1 Hudan Ulin Nuha 37 3 4 8
2 Dwi Catur Andi 36 3 3 6
3 Farid Hasby 40 3 4 7
4 Faris Labib 33 1 2 3
5 Satria Alpha T 37 3 3 6
6 Santi Jayanti 25 2 2 4
7 Pradanang 46 4 2 6
8 Rizal Samsul Arifin 29 3 3 6
9 Pradibta Buyung 39 4 4 8
10 Gery Tisna Amijaya 41 3 3 6
11 Frans Yohanes 35 3 3 6
12 Noky Pasha Lutha 35 4 4 8
13 Elvri Tri Ardianto 40 3 3 6
14 Riski Ariska Rahma 38 3 3 6
15 Samson Teguh P 40 4 4 8
16 Eris Nurochman 40 2 4 6
17 Yulianto Dwi p 39 2 2 4
18 Endi nurwantono 30 1 3 4
19 Dito Imam Akbar 30 3 4 7
20 Pivo Zandica Putra 45 4 3 7
Jumlah        

Diketahui : ∑ x = 735 ∑ Y = 122 ∑ X2 = 27547 ∑ Y2 = 784 ∑ X  .∑Y= 4534

Ditanya : Rxy1 ?

Jawab :

20. ∑ 4534 – (∑735) . (∑122)

rxy = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑27547 – (∑735)²} { 20. ∑784 – (∑122)²}

= 90680 – 89670

( 550940 – 540225 ) ( 15680 – 14884 )

= 0.346

FORMAT PERHITUNGAN VALIDITAS

Jenis Tes      :   Drible                                      Waktu             : 14.30 – 16.30

Tempat Tes :    Lap tenis /lap gombong           Hari / Tanggal  : Senin, 3 – 05 – 2010

NO NAMA TES DRIBLE JURI 1 JURI II JUMLAH
1 Hudan Ulin Nuha 25 4 4 8
2 Dwi Catur Andi 23 3 3 6
3 Farid Hasby 23 4 2 6
4 Faris Labib 27 2 4 6
5 Satria Alpha Tamara 29 3 4 7
6 Santi Jayanti 33 3 2 8
7 Pradanang 23 4 4 8
8 Rizal Samsul Arifin 27 2 3 5
9 Pradibta Buyung 25 4 4 8
10 Gery Tisna Amijaya 24 3 3 6
11 Frans Yohanes 23 4 2 8
12 Noky Pasha Lutha 25 4 3 7
13 Elvri Tri Ardianto 24 4 4 8
14 Riski Ariska Rahma 28 2 2 7
15 Samson Teguh P 25 4 2 6
16 Eris Nurochman 24 4 4 8
17 Yulianto Dwi p 23 2 3 8
18 Endi nurwantono 25 3 3 6
19 Dito Imam Akbar 23 3 4 7
20 Pivo Zandica Putra 24 4 4 8
Jumlah        

 

Diketahui : ∑ x= 503 ∑ y = 130 ∑ X2 = 12775 ∑ Y2 = 1011 ∑ x . ∑ y = 3383

Ditanya : Rxy2 ?

Jawab :

20. ∑ 3383 – (∑503) . (∑130)

rxy = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑12775 – (∑503)²} { 20. ∑1011 – (∑130)²}

= 67660 – 65390

(255560 – 253009 )  ( 18760 – 16900 )

= 2720        = 0.78

2178,27

 

FORMAT MENGHITUNG VALIDITAS

Jenis Tes     :    Controling                               Waktu                           : 14.30 – 16.30

Tempat Tes :    Lap tenis /lap gombong          Hari / Tanggal   : senin, 3 – 05 – 201

NO NAMA TES CONTROLING JURI 1 JURI II JUMLAH
1 Hudan Ulin Nuha 19 4 4 8
2 Dwi Catur Andi 22 2 3 5
3 Farid Hasby 24 3 4 7
4 Faris Labib 18 3 2 5
5 Satria Alpha T. 21 4 3 7
6 Santi Jayanti 15 2 3 5
7 Pradanang 21 1 4 5
8 Rizal Samsul Arifin 18 4 3 7
9 Pradibta Buyung 24 2 4 6
10 Gery Tisna Amijaya 23 3 4 7
11 Frans Yohanes 25 2 3 5
12 Noky Pasha Lutha 23 2 4 6
13 Elvri Tri Ardianto 25 4 3 7
14 Riski Ariska Rahma 24 3 4 7
15 Samson Teguh P 23 3 3 6
16 Eris Nurochman 17 4 3 7
17 Yulianto Dwi p 21 2 4 6
18 Endi nurwantono 22 3 3 6
19 Dito Imam Akbar 21 4 2 6
20 Pivo Zandica Putra 22 4 3 7
Jumlah        

 

Diketahui : ∑ X = 428  ∑ Y = 125  ∑ x 2 = 183184  ∑ y 2 = 797  ∑ x . ∑ y = 2700

Ditanya : Rxy3 ?

Jawab :

20. ∑ 2700 – (∑428) . (∑125)

rxy = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑183184- (∑428)²} { 20. ∑797 – (∑125)²}

 

=  366860- 360000

( 550940 – 540225 )  ( 255500 – 253009 )

= 1860     = 0.360

5166.34

Diketahui : ∑ x1 = 735 ∑ x2 = 503 ∑ x3 = 428 ∑x12 = 27547 ∑ x22= 12775 ∑ x32 = 183184 ∑x1. X3 = 13859 ∑ x1.x2 = 18343 ∑ x2. X3 = 10693

Ditanya : Rxy1,2,3 ?

Jawab:

20. ∑ 18343 – (∑735 ) . (∑503)

Rx1.x2 = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑27547- (∑735)²} { 20. ∑12775 – (∑503)²}

= 68060     = 0,360

5106.34

Rx1.x3 =

20. ∑ 15959 – (∑735 ) . (∑428)

Rx1.x2 = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑27547- (∑735)²} { 20. ∑12775 – (∑428 )

= 2600         = 0.47

55705.152

Rx2.x3 =

20. ∑ 10693 – (∑503 ) . (∑428)

Rx1.x2 = ­­­­­­——-­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­———————–

√{20. ∑12775- (∑503)²} { 20. ∑9304 – (∑428 )

 

= 860      = 0,320

2685.87

  X1 X2 X3
X1   0.360 0.47
X2 0.360   0.320
X3 0.47 0.320  

Rumusan wr dootle

No Petunjuk pengisian A B C D
1

 

2

Masukan nilai r

 

Bagi baris 1 dengan -1

 

100

-100

R12

0.360

-0.360

R13

0.47

-0.47

-R01

-0.346

0.346

3 Masukan nilai r     r23 -r02
4 Kalikan butir baris ke 1   1.00 0.320 -0.78
5 dengan B sd d dgn B2   -0.1296 -0.169 0.1246
6 Jumlahkan baris ke 3- 4   0.870 0.151 -0.6554
 

 

Bagi baris B5 dengan – B5   -1.00 -0.174 0.753
7 Masukan nilai r     1.00 -r03

-0.54

8 Kalikan butir tes baris 1, b sd d dengan c2     -0.220 0.162
9 Kalikan d dg c2     -0.081 0.060
10 Jumlah     0.649 -0.318
11 Baris 10 degn c10     -1000 0.206

b. Mencari Regresi

B2= D11 = 0.206

B2 = (B3 ) C6 + D6 = (0,206 ) (-0.174 + 0.753 ) = 0.717

B3 = (B3 ) (C2 +  ( B2 ) B2 + D2 = -0.00894

RC123 = ( B2 + R01 ) + ( b2 + Ro3 ) + (B3 + ro3 )

=  (-0.0089 ) + 0.346 ) + ( 0,717 + 0.78 ) + ( 0.206 + 0.54 )

= 1.066

 

 

 

About these ads

Tentang farizaulia

ssssssttttttt..........
Tulisan ini dipublikasikan di Portofolio dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s